0 4 min 6 bulan

Anekaberitasports – Timnas Indonesia diminta untuk tidak bermain bertahan saat menghadapi Timnas Irak pada partai pembuka Piala Asia 2023. Hal ini diungkapkan pelatih sekaligus pengamat sepak bola nasional, Erwan Hendarwanto.

Tim berjulukan Garuda itu akan berduel melawan Irak di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, pada Senin (15/1/2024). Laga ini disiarkan langsung maupun live streaming oleh iNews atau rctiplus pada pukul 21:30 WIB.

Timnas Indonesia dan Timnas Irak tergabung di Grup D Piala Asia 2023. Mereka juga bakal bersaing dengan dua tim lain, Timnas Jepang serta Timnas Vietnam.

Tak Perlu Parkir Bus

Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam (kiri) berusaha mengontrol bola dibayangi pemain Timnas Irak, Bashar Rasan (kanan) dalam laga pertama Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Basra International Stadium, Irak, Kamis (16/11/2023) malam WIB. (Dok. PSSI)

Menghadapi Irak menjadi ujian pertama armada Shin Tae-yong pada turnamen empat tahunan tersebut. Menilik rekor pertemuan plus ranking terkini FIFA, tim lawan jelas lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.

“Meski tim lawan diunggulkan, tapi saya kira tidak harus menerapkan skema parkir bus, namun seperti ulasan saya sebelumnya bahwa memilih pemain-pemain bertahan yang mempunyai karakter tenang dan memiliki akurasi yang bagus akan meredam kecepatan pemain-pemain Irak,” ujar Erwan kepada Bola.com, Minggu (14/1/2024) malam.

“Yang pasti kita berharap semua pemain bisa memberikan yang terbaik dan semoga Timnas bisa meraih kemenangan melawan Irak,” tambah dia.

Bermain Cerdas

Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner (tengah) berebut bola dengan gelandang Palestina, Ameed Sawafta pada laga persahabatan FIFA Matchday 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/6/2023).

Mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu mengatakan, menyiasati lawan dengan bermain cerdas jadi pilihan bijak Tim Merah-Putih. Indonesia harus bisa memanfaatkan betul potensi pemain yang ada.

“Selain itu pemain belakang yang mempunyai ketenangan dan akurasi passing yang baik bisa untuk memanfaatkan counter attack dengan baik, dan bisa melakukan build up serangan untuk mengantisipasi high pressure lawan,” katanya.

“Bermain smart dengan memperkuat pertahanan dan merancang skema counter attack yang baik akan lebih pas. Saat attacking tidak juga harus melibatkan banyak pemain yang terpenting bisa memanfaatkan momen dalam menciptakan ruang dan peluang,” sambung Erwan Hendarwanto.

26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023

Kiper

  • 1. Nadeo Argawinata – Borneo FC Samarinda
  • 2. Muhamad Riyandi – Persis Solo
  • 3. Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya

Bek

  • 4. Justin Hubner – Wolverhampton Wanderers U-21
  • 5. Edo Febriansah – Persib Bandung
  • 6. Wahyu Prasetyo – PSIS Semarang
  • 7. Rizky Ridho – Persija Jakarta
  • 8. Jordi Amat – Johor Darul Ta’zim
  • 9. Elkan Baggott – Ipswich Town
  • 10. Sandy Walsh – KV Mechelen
  • 11. Shayne Pattynama – Viking FK
  • 12. Asnawi Mangkualam – Jeonnam Dragons
  • 13. Pratama Arhan – Tokyo Verdy

Gelandang

  • 14. Adam Alis – Borneo FC Samarinda
  • 15. Marc Klok – Persib Bandung
  • 16. Ricky Kambuaya – Dewa United
  • 17. Witan Sulaeman – Bhayangkara FC
  • 18. Egy Maulana – Dewa United
  • 19. Yakob Sayuri – PSM Makassar
  • 20. Marselino Ferdinan – KMSK Deinze
  • 21. Ivar Jenner – Jong Utrecht

Penyerang

  • 22. Hokky Caraka – PSS Sleman
  • 23. Ramadhan Sananta – Persis Solo
  • 24. Dendy Sulistyawan – Bhayangkara FC
  • 25. Dimas Drajad – Persikabo 1973
  • 26. Rafael Struick – ADO Den Haag

Baca Selengkapnya Berita Bola Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *