anekaslots
0 3 min 2 minggu

Anekaberitasports – Finis terburuk Manchester United dalam sejarah penampilan di Premier League terjadi pada musim 2013/2014, di era David Moyes. Pada saat itu, MU finis di peringkat ke-7 dengan 64 poin.

Kini, 10 tahun berselang, MU mungkin mencatat sejarah baru yang lebih buruk. Di bawah Erik ten Hag, MU bisa mencatat rekor terburuk mereka, baik secara torehan poin maupun peringkat di klasemen akhir.

Kamis (16/5/2024), MU meladeni Newcastle di Old Trafford dalam duel tunda pekan ke-34 Liga Inggris. Pertandingan ini penting bagi MU, mereka harus menghentikan tren negatif dua kekalahan beruntun.

Laga berlangsung cukup alot. Tiga gol MU kali ini dicetak oleh Kobbie Mainoo (31′), Amad Diallo (57′), Rasmus Hojlund (84′). Sementara Newcastle membalas melalui Anthony Gordon (49′) dan Lewis Hall (90+2′).

Kemenangan ini sangat penting untuk MU. Kini mereka mengoleksi poin sama dengan Newcastle, 57 poin dari 37 laga. Namun, justru di sinilah masalahnya. MU baru mengumpulkan 57 poin dari 37 pertandingan.

10 tahun berlalu, MU kembali ke titik yang sama

Di era David Moyes, musim 2013/2014, MU finis di peringkat ke-7 dengan 64 poin. Kini, di era Erik ten Hag, 10 tahun berselang, maksimal MU meraih 60 poin, dan terancam finis di peringkat ke-8, lebih buruk.

Saat ini MU berada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 57 poin. Newcastle mengoleksi jumlah poin sama, tapi unggul selisih gol untuk duduk di peringkat ke-7.

Nah, pertandingan terakhir nanti bakal jadi penentuan nasib Ten Hag. Dia bisa memecahkan rekor buruk yang menodai nama besar Setan Merah. MU harus menang, tapi juga harus berharap tim rival kalah.

Sepanjang sejarah Premier League, posisi terburuk MU di klasemen akhir ada di peringkat ke-7. Masa kegelapan ini terjadi di bawah bimbingan David Moyes, musim 2013/2014.

Saat itu MU finis di peringkat ke-7 dengan 64 poin. Moyes lantas dianggap gagal total. MU mencatatkan finis terburuk sepanjang penampilan mereka di Liga Inggris.

Ten Hag selamatkan diri sendiri

Nah saat ini, Ten hag harus menyelamatkan diri sendiri. MU dan Newcastle sama-sama mengoleksi 57 poin. Newcastle unggul di peringkat 7, MU di peringkat 8.

Di laga terakhir nanti, Newcastle akan menghadapi Brentford, sementara MU akan menyambangi Brighton. MU wajib menang, tapi itu pun tidak cukup.

MU harus berharap Newcastle kalah, agar Ten Hag bisa menyelamatkan diri sendiri. Sebab, MU dipastiikan maksimal meraih 60 poin musim ini, total torehan poin paling buruk dalam sejarah penampilan mereka di Liga Inggris.

Selain itu, jika Newcastle tidak kalah, MU dipastikan bakal finis di peringkat ke-8, posisi paling rendah dalam sejarah penampilan MU di Premier League.

Baca Selengkapnya Berita Esports Terbaru
Baca Selengkapnya Berita Bola Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *