0 3 min 3 bulan

Anekaberitasports – Musim ini adalah musim pertama Harry Kane di Bundesliga. Dia menerima pinangan Bayern Munchen pada tahun 2023 lalu. Transfer ini seharusnya berjodoh, Bayern butuh striker, Kane butuh trofi.

Kane juga sudah membuktikan kualitasnya. Dia tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan sepak bola Bayern. Faktanya, Kane langsung melejit jadi top skor Bayern Munchen musim ini.

Tercatat, Bayern sudah mencetak total 59 gol di semua kompetisi musim ini. Kane menyumbang total 24 gol, hampir setengahnya, yaitu dengan 41% kontribusi untuk tim.

Masalahnya, musim 2023/2024 ini tidak semudah musim-musim sebelumnya bagi Bayern. Mereka punya striker baru, tapi bisa saja gagal juara.

Bayern bisa gagal juara

Bayern Munchen sangat kuat di Bundesliga, nyaris tanpa pesaing. Tercatat, sejak musim 2012/2013, Bayern selalu menjuarai Bundesliga dengan torehan 11 gelar juara beruntun.

Nah, musim ini situasinya sedikit lebih menarik. Persaingan di Bundesliga jadi lebih sengit karena adanya Bayer Leverkusen, tim kejutan yang diracik oleh Xabi Alonso.

Leverkusen melaju luar biasa sejak awal musim, merangkai kemenangan untuk bersaing di papan atas. Saat ini bahkan mereka berhasil mengukuhkan posisi di puncak klasemen dengan 55 poin dari 21 laga, unggul 5 poin dari Bayern.

Pekan lalu, Minggu 11 Februari 2024, duel Leverkusen vs Munchen jadi tontonan fans sepak bola Jerman. Secara mengejutkan, Munchen sang juara bertahan dipaksa menyerah dengan skor 0-3.

Harry Kane bawa kutukan?

Andai Bayern sampai benar gagal juara musim ini, pemain yang mungkin merasa paling kecewa adalah Kane. Eks striker Spurs itu seolah-olah bergerak membawa kutukan.

Selama masih bermain di Tottenham, kualitas Kane untuk mencetak gol tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya, dia tidak pernah satu kali pun mengangkat trofi juara hingga kini berusia 30 tahun.

Nah, Kane pindah ke Bayern untuk menghentikan catatan negatif itu. Bayern adalah jaminan juara, hampir tidak pernah ada gangguan di setiap musimnya. 11 trofi Bundesliga beruntun.

Nahas, di musim pertama Kane bersama Bayern, muncul Leverkusen yang berada di luar prediksi. Konyol jika di musim pertama Kane di sana, Bayern gagal menjuarai liga. Seolah-olah Kane datang membawa kutukan.

Baca Selengkapnya Berita Bola Terbaru

Baca Selengkapnya Berita Esports Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *