0 3 min 4 bulan

Anekaberitasports – Apa yang menimpa Timnas Arab Saudi di Piala Asia 2023 adalah sebuah ironi. Sebab, di tengah megahnya Saudi Pro League (SPL), Arab Saudi justru hanya mampu melaju hingga 16 Besar Piala Asia 2023.

Saudi Pro League mendapat sorotan lebih dalam dua musim terakhir. ‘Campur tangan’ Saudi Public Investment Fund (PIF) di beberapa klub memicu kedatangan banyak pemain bintang dari Eropa ke Saudi Pro League.

Pada awal musim 2023/2024 lalu, Al Hilal membeli Neymar dengan harga €90 juta. Bukan hanya Neymar, pada jendela transfer yang sama, mereka juga membeli Malcom (€60 juta), Ruben Neves (€55 juta), Sergej Milinkovic-Savic (€40 juta) dan Aleksandar Mitrovic (€52 juta).

Gagal di Piala Asia 2023

Skuad Korea Selatan merayakan kemenangannya atas Arab Saudi pada babak adu penalti di 16 besar Piala Asia 2023 di Education City Stadium, Selasa (31/01/2024). (c) AP Photo/Aijaz Rahi

Timnas Arab Saudi punya segala aspek untuk disebut sebagai untuk disebut sebagai tim unggulan di Piala Asia 2023. Mereka punya liga paling megah di Asia. Arab Saudi juga punya pelatih dengan kualitas mumpuni macam Roberto Mancini.

Namun, langkah Arab Saudi di Piala Asia 2023 tidak bisa dibilang spesial. Arab Saudi memang mampu lolos dari fase grup, dengan tujuh poin dan tidak terkalahkan. Namun, mereka terhenti pada babak 16 Besar.

Arab Saudi harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada babak 16 Besar. Bertanding di Stadion Education City, Arab Saudi bermain imbang 1-1 pada waktu normal usai kebobolan pada menit 90+9 dari aksi Cho Gue-sung.

Selanjutnya, Arab Saudi kalah pada babak adu penalti. Dua penendang Arab Saudi gagal, Sami Al Naji dan Abdulrahman Ghareeb. Arab Saudi kalah dengan skor 2-4 pada babak adu penalti lawan Korea Selatan.

Apa Kata Robero Mancini?

Roberto Mancini ketika memimpin Arab Saudi di Piala Asia 2023 (c) AP Photo/Aijaz Rahi

Roberto Mancini terlihat frustrasi saat adu penalti. Dia meninggalkan lapangan usai penendang keempat Arab Saudi gagal. Dia tidak berada di lapangan saat Hwang Hee-chan mampu bikin gol penalti dan membuat kepala pemain Arab Saudi tertunduk lesu.

“Dalam sepak bola Anda bisa kalah, Anda bisa menang. Anda bermain melawan tim yang sangat kuat dan para pemain saya melakukannya dengan sangat baik. Kami kalah dalam adu penalti, dan adu penalti adalah lotere,” kata Mancini.

“Sekarang kami adalah satu tim. Jelas kami perlu lebih berkembang karena kami ingin bermain di level ini dan jika kami ingin menang melawan tim-tim ini kami harus bekerja lebih keras,” ucapnya.

Baca Selengkapnya Berita Bola Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *